Rabu, 18 Februari 2015

Barangkali aku yang terlalu naif...
Haruskah kupaksa merasa tidak membutuhkan?

posted from Bloggeroid

Sabtu, 29 November 2014

Rindu

Selamat pagi hujan
Kutitip rindu ini dalam rintikmu
Biar sejuk menjelma.
Tatih kayuhku yang lelah
Rindu menyandar,

Jangan biarkan ia lekang
Yang menyisakan luka jiwa
Siramilah rinduku,
Agar tak mengerontang
Seperti rekah kemarau
Yang menggugurkan dedaunan

Biar rindu ini kubekap
Karena penantian,
Telah seperti sembilu mengiris hati

Hujan di pagi, 301114

posted from Bloggeroid

Rabu, 08 Oktober 2014

Ketika Malam Semakin Sunyi

Ternyata, tetap salah. Penantian itu ibarat mengharap rimbun jati di musim gugurnya.

Entahlah, sepertinya harus menerima menjadi yang keterlaluan. Menyumbat harap, menghempas keinginan.

Malam yang semakin gelisah, titiskan embun di pelupuk. Yah, dialah yang setia menemani.

Barangkali memang layak untuk diabaikan

Meluka...

posted from Bloggeroid

Selasa, 12 Agustus 2014

Jatuh Cinta

Tetesan embun didingin pagi,
Merebak sekuntum bunga

Kamar menjelang shubuh, 130814

posted from Bloggeroid

Rabu, 02 Juli 2014

Merindu

Khalwat, menemani malamku
Bersama Kekasih, melabuhkan rindu

Kamar, 020714

posted from Bloggeroid

Sabtu, 14 Juni 2014

Tak Berdaya

Saat ketakmampuan merajai
Terpekur dalam ketakberdayaan
Rasa tiada guna menyapa
Hari ke hari hanya jadi beban

Apa daya,
Ini lakon yang digariskan.
Salahkah?
Keluhan....
Apalagi umpatan
Hanya menunjukkan kekerdilan diri

Kamar, 290514

posted from Bloggeroid

Kamis, 12 Juni 2014

hampir waktunya

Aroma rahmah menyapa
Liukkan senandung Ramadhan
Sapa jiwa yang masih riuh,
merapal rona dunia

Bekal tak dipunya
Tersisa ngiang berita,
Tinggal setengah purnama
Bulan mulia kan bertandang

Lepaskan,
Carut marut nafsu yang membelenggu.
Sucikan niat,
Bersihkan jiwa,
Persiapkan asa,
Untuk gempita menyambutnya *Ramadhan*

(Sofia HD)
Kamar, 130614

posted from Bloggeroid